Warga Inhil kembali diterkam harimau

Tembilahan (ANTARA News) – Warga di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, kembali menjadi korban keganasan harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) hingga mengalami luka parah.

Kali ini, Mardian (31) warga Desa Pungkat, Kecamatan Gaung, menjadi korban gigitan binatang bertaring kuat itu saat bekerja menggesek kayu di hutan Sungai Rawa, Desa Simpang Gaung.

Saat itu dia sedang bersama dua rekannya, Bujang dan Nahar. Kejadian berlangsung pada Sabtu (2/3) sekira pukul 13.00 WIB.

Kejadian tersebut diketahui bermula saat Bujang dan Nahar mendengar teriakan minta tolong dari Mardian yang bekerja dengan posisi berada di belakang kedua rekannya.

Menanggapi teriakan tersebut, kedua rekannya menoleh ke belakang dan melihat korban Mardian sudah menjadi korban terkaman harimau.

Setelah mencoba meminta bantuan kepada masyarakat, korban Mardian masih terlihat berada dalam terkaman harimau tersebut dan mengalami luka gigitan pada bagian punggung belakang sebelah kanan.

Selain itu ada luka gigitan pada bagian kepala . Korban saat itu sudah berusaha melakukan perlawanan dengan cara menendang harimau.

Akibat beberapa luka parah yang dialaminya, Mardian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan untuk penanganan lebih lanjut.
Baca juga: Empat kamera dipasang untuk deteksi harimau sumatra
Baca juga: WWF hargai vonis penjara pembunuh harimau sumatera
Baca juga: Pembunuh tiga harimau sumatera divonis tiga tahun

Pewarta:
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019